BIADAB, Riki M Siddiq ANGGOTA DPRD Fraksi HANURA Kabupaten Garut, MENGANIAYA KORLAP ALIANSI MASYARAKAT GUNUNG GUNTUR, Kapolres GARUT Harus Segara MENANGKAP & MENGHUKUM PELAKU ! Pada hari Sabtu, 9 Mei 2015, EDY SUHERMAN, merupakan Korlap Aliansi Masyarakat Peduli Gunung Guntur (AMPGG), yg juga pengurus Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia SPRI - Kabupaten Garut, mengalami penganiayaan oleh segerombolan Orang yg di Pimpin Oleh Riki M. Siddiq Anggota DPRD. Kejadian ini berlangsung di Rumah Korban di Kampung Pasir Muncang Rt 02/06 Desa Jati Kec. Tarogong, Kab. Garut. Peristiwa Penganiayaan ini terjadi akibat dari, aktifitas Perjuangan Korban dan warga Gunung Guntur yang menolak adanya perusakan lingkungan yang dilakukan oleh PT. Guntur Muda Utama, PT. Banyu Artha dan PD. Anugerah. Sebagaimana diketahui bahwa Gunung Guntur merupakan kawasan BKSDA dengan status hutan lindung dan kawasan konservasi. Akibat dari penganiayaan tersebut, korban mengalami luka-luka dibagian kepala. Setelah melakukan visum, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Garut. Namun sangat disayangkan, laporan korban tidak langsung ditindak lanjuti. Oleh karena itu kami memohon dukungan kawan2, Sabahat kami pegiatan Lingkungan, aktivis Pro Demokrasi dan Perubahan di Negeri ini untuk mari bersama-sama kita Ingatkan Kapolres Garut untuk segera menangkap dan mengadili para pelaku kekerasan terhadap Pejuang Lingkungan. Kecaman juga perlu kita tujukan kepada Ketua Umum Partai Hanura agar segera memecat kadernya yang terlibat melakukan kekerasan kepada Edy Suherman. Karena Sdr Riki M. Siddiq menantang dgn berkata "silakkan Lapor ke Pak Wiranto Ketum Partai Hanura, Kapolri, Gubernur, Menteri Lingkungan, ke Presiden sekalipun, Saya tdk takut, saya bertanggung Jawab atas Kekerasan ini". Sdr Riki M. Siddiq, juga sbg Oner PD. Anugerah Garut, 10 Mei 2015 SELAMATKAN BUMI DARI KESERAKAHAN KAPITALISME ! SPRI Kab. Garut CP:082118865491 Aip Ketua
Irfan Wahyudi
Tolong disebarkan kawan
Percakapan Obrolan Berakhir
Irfan Wahyudi
Tolong disebarkan kawan
Percakapan Obrolan Berakhir

Tidak ada komentar:
Posting Komentar